Thursday, January 5, 2017

AL ISRAA 17:80


AL MULK ..



  1. Immensely blessed is He in Whose control is the entire Kingdom, and He has authority over every thing.
  2. He, Who has created death and life that He might test you, as to whose work, is excellent among you. And Heis the Esteemed one the Forgiving.
  3. Who made seven heavens one upon the other. What difference do you see in the making of the MostAffectionate? Then look again carefully, do you see any crack?
  4. Then look again and again, the sight will return back to you defeated and fatigued.
  5. And undoubtedly, We adorned the lower heaven with lamps, and made them things to beat devils, andprepared for them the torment of blazing fire.
  6. And for those who disbelieved in their Lord, there is the torment of Hell. And what an evil end it is?
  7. When they shall be thrown in it, they will hear the braying as it boils up.
  8. It seems that it will almost burst with severe fury. Whenever any group shall be thrown in it, its keepers willask them, 'Did no warner come to you'?
  9. They will say, 'why not, yes indeed, the warner came to us, but we belied him and said, 'Allah has sent downnothing; you are not, but in great error".
  10. And they will say, 'if we had heard or reflected, we would not have been among the fellows of the Hell.
  11. Now they confessed their sins, then Curse be the fellows of the Hell.
  12. Undoubtedly, those who fear their Lord unseen, for them is forgiveness and great reward.
  13. And whether you keep your discourse secret or disclose, He knows full well the thoughts of your breasts.
  14. Will not He Who has created know? And it is He Knowing every subtle, the Aware.
  15. It is He Who has made the earth submissive to you, therefore traverse through its tracks and eats of Hisprovision. And to Him is the rising up.
  16. Have you become fearless of Him whose Kingdom is in the heaven, that He may bury you in the earth,henceforth it remains shaking?
  17. Or have you become fearless of Him whoso Kingdom is in the heaven that He may send against you stoning.Now you will know, how was My warning?
  18. And undoubtedly, those before them belied, then how was My rejection.
  19. And have they not seen birds above them, spreading out their wings and closing them? None withholds themsave the Most Affectionate Allah. Undoubtedly, He sees all things.
  20. Or which is your army that shall help you against the Most Affectionate Allah? The infidels are not but indelusion.
  21. Or who is he, who may provide you, if He withholds His provision? Nay, but they have become shameless incontumacy and dis-dain.
  22. Is he who walks prone on his face better guided than he who walks upright on a straight path?
  23. Say you, 'it is He Who produced you, and made for you ears and eyes and hearts'. How little you accept thetruth?
  24. Say you, 'it is He Who has spread you in the earth, and towards Him you shall be raised.
  25. And they say, 'when this promise will come to pass. if you are truthful'.
  26. Say you, 'the Knowledge of it is with Allah, and I am only a clear warner'.
  27. Then when they will see it near at hand, the faces of the infidels will be vexed, and it will be said to them, 'thisis what you used to ask for'.
  28. Say you, 'look to it, if Allah destroys me and those with me or has mercy on us, then who will protect theinfidels from the painful torment'?
  29. Say you, 'He is the Most Affectionate, we believed in Him and relied upon Him, then now you will know, who isin manifest error'.
  30. Say you, 'look to it, if your water in the morning go deep in the earth, then who would bring you water runningbefore your eyes?'

AL MULK


AL MULK ..

Al-Mulk


[1]
Maha Berkat (serta Maha Tinggilah kelebihan) Tuhan yang menguasai pemerintahan (dunia dan akhirat); dan memanglah Ia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu;
[2]
Dia lah yang telah mentakdirkan adanya mati dan hidup (kamu) - untuk menguji dan menzahirkan keadaan kamu: siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya; dan Ia Maha Kuasa (membalas amal kamu), lagi Maha Pengampun, (bagi orang-orang yang bertaubat);
[3]
Dia lah yang telah mengaturkan kejadian tujuh petala langit yang berlapis-lapis; engkau tidak dapat melihat pada ciptaan Allah Yang Maha Pemurah itu sebarang keadaan yang tidak seimbang dan tidak munasabah; (jika engkau ragu-ragu) maka ulangilah pandangan - (mu) - dapatkah engkau melihat sebarang kecacatan?
[4]
Kemudian ulangilah pandangan (mu) berkali-kali, nescaya pandanganmu itu akan berbalik kepadamu dengan hampa (daripada melihat sebarang kecacatan), sedang ia pula berkeadaan lemah lesu (kerana habis tenaga dengan sia-sia).
[5]
Dan demi sesungguhnya! Kami telah menghiasi langit yang dekat (pada penglihatan penduduk bumi) dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu punca rejaman terhadap Syaitan-syaitan; dan Kami sediakan bagi mereka azab neraka yang menjulang-julang.
[6]
Dan bagi orang-orang yang kufur ingkar terhadap Tuhan mereka, disediakan azab neraka Jahannam, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.
[7]
Apabila mereka dicampakkan ke dalamnya, mereka mendengar suara jeritannya meraung-raung, sedang ia menggelegak.
[8]
Hampir-hampir ia pecah berkecai-kecai kerana kuat marahnya. Tiap-tiap kali dicampakkan ke dalamnya sekumpulan besar (dari orang kafir), bertanyalah penjaga-penjaga neraka itu kepada mereka: "Tidakkah kamu pernah didatangi seorang Rasul pemberi ingatan dan amaran (di dunia dahulu)?"
[9]
Mereka menjawab: "Ada! Sebenarnya telah datang kepada kami seorang Rasul pemberi ingatan dan amaran, lalu kami dustakan serta kami katakan (kepadanya): Allah tidak menurunkan sesuatupun, kamu (wahai orang yang mendakwa menjadi Rasul) hanyalah berada dalam kesesatan yang besar! "
[10]
Dan mereka berkata: "Kalaulah kami dahulu mendengar dan memahami (sebagai orang yang mencari kebenaran), tentulah kami tidak termasuk dalam kalangan ahli neraka".
[11]
Akhirnya mereka mengakui dosa-dosa mereka (sebagai orang-orang yang kufur ingkar), maka tetaplah jauhnya rahmat Allah dari ahli neraka.
[12]
Sesungguhnya orang-orang yang takut (melanggar hukum) Tuhannya semasa mereka tidak dilihat orang dan semasa mereka tidak melihat azab Tuhan, mereka beroleh keampunan dan pahala yang besar.
[13]
Dan tuturkanlah perkataan kamu dengan perlahan atau dengan nyaring, (sama sahaja keadaannya kepada Allah), kerana sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan segala (isi hati) yang terkandung di dalam dada.
[14]
Tidakkah Allah yang menciptakan sekalian makhluk itu mengetahui (segala-galanya)? Sedang Ia Maha Halus urusan PentadbiranNya, lagi Maha Mendalam PengetahuanNya!
[15]
Dia lah yang menjadikan bumi bagi kamu: mudah digunakan, maka berjalanlah di merata-rata ceruk rantaunya, serta makanlah dari rezeki yang dikurniakan Allah; dan (ingatlah), kepada Allah jualah (tempat kembali kamu sesudah) dibangkitkan hidup semula; (maka hargailah nikmatNya dan takutilah kemurkaanNya).
[16]
Patutkah kamu merasa aman (tidak takut) kepada Tuhan yang pusat pemerintahanNya di langit itu: menunggang-balikkan bumi menimbus kamu, lalu bergegarlah bumi itu dengan serta-merta (melenyapkan kamu di bawahnya)?
[17]
Atau patutkah kamu merasa aman (tidak takut) kepada Allah yang pusat pemerintahanNya di langit itu: menghantarkan kepada kamu angin ribut yang menghujani kamu dengan batu; maka dengan itu, kamu akan mengetahui kelak bagaimana buruknya kesan amaranKu?
[18]
Dan demi sesungguhnya! orang-orang (kafir) yang terdahulu daripada mereka telah mendustakan (rasul-rasulnya lalu mereka dibinasakan); dengan yang demikian, (perhatikanlah) bagaimana buruknya kesan kemurkaanKu.
[19]
Patutkah mereka menutup mata dan tidak memerhatikan (kekuasaan Allah pada) burung-burung yang terbang di atas mereka, (siapakah yang menjaganya ketika) burung-burung itu mengembang dan menutupkan sayapnya? Tidak ada yang menahannya (daripada jatuh) melainkan (kekuasaan) Allah Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Ia Maha Melihat serta mengetahui akan tiap-tiap sesuatu.
[20]
Bahkan siapa dia yang menjadi tentera bagi kamu, yang akan menolong kamu selain dari Allah Yang Maha Pemurah? (Sebenarnya) orang-orang yang kafir tidak lain hanyalah berada dalam keadaan terpedaya.
[21]
Atau siapa dia yang dapat memberi rezeki kepada kamu jika Allah menahan rezekiNya? (Tidak ada sesiapapun), bahkan mereka (yang musyrik itu) kekal terus dalam keadaan sombong angkuh serta melarikan diri (dari kebenaran).
[22]
Maka adakah orang yang berjalan (melalui jalan yang tidak betul, yang menyebabkan dia selalu jatuh) tersungkur di atas mukanya: boleh mendapat hidayah - atau orang yang berjalan tegak betul, melalui jalan yang lurus rata?
[23]
Katakanlah (wahai Muhammad): "Allah yang menciptakan kamu (dari tiada kepada ada), dan mengadakan bagi kamu pendengaran dan penglihatan serta hati (untuk kamu bersyukur, tetapi) amatlah sedikit kamu bersyukur".
[24]
Katakanlah lagi: "Dia lah yang mengembangkan kamu di bumi, dan kepadaNyalah kamu akan dihimpunkan".
[25]
Dan mereka (yang ingkar) berkata: "Bilakah datangnya (hari kiamat) yang dijanjikan itu, jika betul kamu orang-orang yang benar?"
[26]
Katakanlah (wahai Muhammad): "Sesungguhnya ilmu pengetahuan (tentang masa kedatangannya) hanya ada pada sisi Allah, dan sesungguhnya aku hanyalah seorang Rasul pemberi ingatan dan amaran yang terang nyata".
[27]
Kemudian apabila (datang kiamat dan) mereka melihat (azab) yang dijanjikan itu secara dekat, muramlah muka orang-orang yang kafir itu, serta dikatakan (kepada mereka): "Inilah dia yang dahulu kamu kerap kali minta disegerakan kedatangannya!".
[28]
Tanyalah (wahai Muhammad, kepada mereka): "Bagaimana fikiran kamu, jika Allah binasakan daku dan orang-orang yang bersama-sama denganku (sebagaimana yang kamu harap-harapkan), atau Ia memberi rahmat kepada kami (sehingga kami dapat mengalahkan kamu), - maka siapakah yang dapat melindungi orang-orang yang kafir dari azab seksa yang tidak terperi sakitnya?".
[29]
Tegaskan (wahai Muhammad, kepada mereka): "Allah Dia lah Yang Maha Pemurah, yang kami beriman kepadaNya, dan yang kepadaNya kami berserah diri; oleh itu kamu akan mengetahui kelak siapakah yang berada dalam kesesatan yang nyata".
[30]
Katakanlah lagi: "Bagaimana fikiran kamu, sekiranya air kamu hilang lenyap (di telan bumi), maka siapakah (selain Allah) yang dapat mendatangkan kepada kamu air yang sentiasa terpancar mengalir?".

067 - Al-Mulk - Saad Alghamdi - سعد الغامدي - الملك

Monday, January 2, 2017

AR RAFI'

ar-Rāfi'

audio caligraphy

The Uplifter,  The Exalter

The One whose wisdom chooses the ones to be uplifted.
The One who uplifts and elevates mankind above petty desires and selfishness.
The One who makes it possible to rise above the differences and distinctions that divide mankind.

From the root r-f-' which has the following classical Arabic connotations:
to raise or elevate something
to uplift, to take it up
to make high, lofty
to exalt, make honorable, make eminent
to bring a thing near
The name Rāfi' is not specifically used as a Beautiful Name in the Qur'ān.
Rāfi' (uplifter) is the opposite of Khāfid (humbler).
The names Khāfid and Rāfi' are often used together to acknowledge the way that balance and harmony are established and maintained though the interplay of cause and effect.
Mu'izz (honorer) is similar to, but much more more intensive and glorious than, Rāfi' (uplifter).
The phrase al Khāfid ur Rāfi' is often used to honor these complimentary attributes. ad darr un nafi
(Also written as al-rafi, ar-rafi, al-raafi, ar-raafi, the Uplifter: ya rafi ,ya raafi)

 https://wahiduddin.net/words/99_pages/rafi_23.htm

AL QAWI ..






al-Qawī

audio caligraphy

The Supremely Strong,  The Inexhaustible Strength

The One whose strength is supreme. The One who possesses unlimited strength and endurance.
The One whose vigor and strength prevail over all of creation.
The One who is beyond all weakness. The One whose strength is inexhaustible.

From the root q-w-y which has the following classical Arabic connotations:
to be strong, vigorous, potent
to be robust, hardy, sturdy
to have sufficient strength or power
to prevail over

This name is used in the Qur'ān. For example, see 42:19
Related names:
Qawī - Strong - the One who is all-mighty and possesses inexhaustible strength.
Matīn - Firm - the One whose nature it is to be firm, determined and steadfast.
Qahhār - Dominator - the One who dominates, conquers, overpowers
Muqtadir - Determiner - the One who uses supreme power to enforce whatever Divine wisdom decrees or decides.
(Also written as al-qawi, al-qawee, al-qawiyy, al-qawii, the All-Mighty: ya qawi, ya qawee, ya qawii)

https://wahiduddin.net/words/99_pages/rafi_23.htm

Monday, December 5, 2016

10 MALAIKAT DAN TUGASNYA ..

Malaikat adalah ciptaan Allah yang ghaib, yang tidak mempunyai nafsu dan pikiran, tidak berbapak dan tidak beribu, juga tidak beranak. Malaikat hanya mengerjakan apa yang diperintahkan Allah kepada mereka. 


RUKUN ISLAM

1.Mengucap dua kalimat syahadat.

2.Menunaikan sholat lima waktu dalam sehari semalam.

3.Mengeluarkan zakat.

4.Berpuasa pada bulan Ramadhan.

5.Melaksanakan haji bagi mereka yang mampu.


RUKUN IMAN
1. Iman kepada ALLAH
2. Iman kepada Malaikat-malikat ALLAH

3. Iman Kepada Kitab-kitab ALLAH

4. Iman Kepada Rasul-rasul ALLAH

5. Iman kepada hari Kiamat

6. Iman kepada Qada dan Qadar
 









Keimanan kepada malaikat masuk ke dalam rukun Iman yang kedua, maka setiap orang islam yang mengaku muslim harus mengimani keberadaan malaikat.


Nama-Nama 10 Malaikat dan Tugasnya

1. Malaikat Jibril yang menyampaikan wahyu Allah kepada nabi dan rasul.

2. Malaikat Mikail yang bertugas memberi rizki / rejeki pada manusia.

3. Malaikat Israfil yang memiliki tanggung jawab meniup terompet sangkakala di waktu hari kiamat.

4. Malaikat Izrail yang bertanggungjawab mencabut nyawa.

5. Malikat Munkar yang bertugas menanyakan dan melakukan pemeriksaan pada amal perbuatan manusia di alam kubur.

6. Malaikat Nakir yang bertugas menanyakan dan melakukan pemeriksaan pada amal perbuatan manusia di alam kubur bersama Malaikat Munkar.

7. Malaikat Raqib / Rokib yang memiliki tanggung jawab untuk mencatat segala amal baik manusia ketika hidup.

8. Malaikat Atid / Atit yang memiliki tanggungjawab untuk mencatat segala perbuatan buruk / jahat manusia ketika hidup.

9. Malaikat Malik yang memiliki tugas untuk menjaga pintu neraka.

10. Malaikat Ridwan yang berwenang untuk menjaga pintu sorga / surga.

Sunday, December 4, 2016

ZKRI ..

Abu Ayyub Al-Ansari (May Allah be pleased with him) reported:
 
 
The Prophet (ﷺ) said: "He who utters ten times:

 'La ilaha illallahu, wahdahu la sharika lahu, lahulmulku wa lahulhamdu,
 wa Huwa 'ala kulli sha'in Qadir

(there is no true god except Allah. He is One and He has no partner with Him. His is the sovereignty and His is the praise, and He is Omnipotent),' he will have a reward equal to that for freeing four slaves from the progeny of Prophet Isma'il."

[Al- Bukhari and Muslim].

 https://sunnah.com/riyadussaliheen/16

SUBBUHUN QUDDUSUN ..




 
كتاب الأذكار
16 The Book of the Remembrance of Allah 
 
'Aishah (May Allah be pleased with her) reported:
 
The Messenger of Allah (ﷺ) used to recite in his bowing and prostration:

"Subbuhun Quddusun, Rabbul-mala'ikati war-ruh

 [You are the Most Glorious. The Most Holy. You the Rubb of the angels and of Jibril

[Muslim].





https://sunnah.com/riyadussaliheen/16/19


Friday, September 23, 2016

Stuck on You - Lionel Richie (The Best Of Me)

Stuck On You - Lionel Richie lyrics

PUISIS ~~ NOVEL CINTA KU ..

puisis ``` novel cinta ku ♥♥

novel cinta ku kian melara
terasa sepi tersentuh tiada
bagai bunga kejung kejora
kaku sepi tiada rasa

novel cinta ku kian melara
bagai pantai yg bergelora
di lambung oleh ombak asmara
ahaahahah mula dah
pukulan badai yg tak terhingga

novel cinta ku kian melara
terpahat dalam dua jiwa
dua kaseh bawa bahagia
nikmat jua kucupan mesra ahaahahah

novel cinta ku kian melara
sentuhan jiwa dua cinta
nikmat nya tak terkata
kau dtg bawa bahagia

novel cinta ku kian melara
terpahat dalam dua jiwa
sentuhan rasa deria cinta
kau dan aku terpisah tiada

novel cinta ku kian melara
kau dtg bagaikan cahaya
di buai mimpi ke alam nyata
ku sambut dgn kata cinta ♥♥

stay bless all

NOOR FADZILA HJ WAN TEH
23 september 2016
5.08 am



Dr Asri - Kisah Khalid Al Walid

Khalid ibn Al Walid-┇The Master of War┇Sword of ALLAH!┇

Powerful Speech ┇ Final Moments of Khalid Ibn Waleed ᴴᴰ ┇ by Sh Zahir M...

Wednesday, September 7, 2016

redha dan rahmat MU YA ALLAH !!




Dari kejauhan sinar mentari
di kaki ufuk merah berseri
pancaran cahaya yg daku nanti
memancar lah setiap hari

Dari kejauhan sinar mentari
di kaki ufuk merah berseri
secerah awan di pagi hari
kicauan burung riang menari

Dari kejauhan sinar mentari
di kaki ufuk merah berseri
rentak dan tari tak sumbang lagi
sepasang ke mana pergi

Dari kejauhan sinar mentari
di kaki ufuk merah berseri
bahagia sentiasa di nikmati
dalam redha dan rahmat ILLAHI

Dari kejauhan sinar mentari
di kaki ufuk merah berseri
SYUKUR ALHAMDULILLAH terpahat kini 
tabah jua menghadapi

Dari kejauhan sinar mentari
di kaki ufuk merah berseri
doa dan sujud tak henti henti
tanggis sendu taubat kembali 

semoga diberkati stay bless all

Pengajian Islam: Di Hati Ku Ada Cinta - Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah...

Mutiara Hikmah: Bersolek Untuk Istri - Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah,...

Pengajian Agama: 10 Nasehat Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah - Ustadz Badru...

Kajian Islam: Amalan Penghapus Dosa - Ustadz Badru Salam, Lc

Kultum Subuh: Sifat Orang Yang Diharamkan Atas Neraka - Ustadz Badrusala...

Kajian Islam: Istiqomah Di Jalan Yang Haq - Ustadz Badru Salam, Lc

Tuesday, May 31, 2016

Whitney Houston - I Will Always Love You

life is wonderful ```

LIFE IS WONDERFUL ```

i hv travelled my journey a thousand miles ahead lost in time now the 21st century being bless to live a little while longer i blieve life has its meaning nonetheless life is also serving its purpose . May we pursue life as a good person and fulfil our destiny tio its fullest :)

stay bless all my bloger frenz :)

today i start blogging again bcoz after a long break for 2 years .. errm sort of a welcome comeback :)


Thursday, December 11, 2014

berzikir lahhhhhh ....

 
 
 
Diriwayatkan dari Anas ra. Bahwa Rasulullah saw. Bersabda,"kalimat Laa ilaaha illallaah akan selalu memberi manfaat bagi siapa saja yang mengucapkannya dan akan menghindarkan mereka dari adzab dan bencana selama mereka tidak mengabaikan hak-haknya." sahabat bertanya,"Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud mengabaikan hak-haknya?" jawab beliau,"kemaksiatan kepada Allah dilakukan secara terang-terangan, tetapi tidak dicegah dan diubah olehnya."(AL-Ashbahani-At Tharghib)
 
 
 
PENYEJUK JIWA ; BERDZIKIRLAH SUNGGUH SANGAT BANYAK KEUNTUNGAN DARINYA.
 

Satu Jam Untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat
Manusia selalu berada di antara hidayah Allah dan tipu daya syaithan. Kelengahan sedikit saja, syaithan akan bisa menjermusukan seseorang ke dalam lembah yang akan menyia-nyiakan bahkan merusak hidup seseorang. Berikut ini adalah 7 amal penting yang akan menjamin seseorang terhindar dari kondisi negatif itu. Dengan melakukan 7 program ini, seseorang akan diampuni dosanya, dilindungi dari fitnah kubur, dibangunkan rumah di surga, dikabulkan do�anya, dilindungi dari kefakiran, dicukupi kebutuhannya, dibebaskan dari perasaan gelisah. Uniknya lagi, semua hal itu dapat diperoleh hanya dengan membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit atau 1 jam saja.

1.
Melakukan 12 rakaat sunnah rawatib. Yakni, 2 rakaat sebelum subuh, 4 rakaat sebelum zuhur, 2 rakaat bada zuhur, 2 rakaat setelah maghrib, dan 2 rakaat setelah isya.
Manfaat yang diharapkan: Allah akan membangunkan sebuah rumah di surga bagi orang yang senantiasa melakukannya.
Dalil : Rasulullah saw bersabda, �Barangsiapa yang solat dalam satu hari sebanyak 12 rakaat, sunnah, Allah akan bangunkan baginya rumah di surga.� (HR Muslim)
2.
Sholat dua rakaat tahajjud. Faidah yang diharapkan: Dikabulkannya do�a, diampunkannya dosa, dan dicukupi Allah kebutuhannya. Dalil: Sabda Rasulullah saw, �Allah sw turun setiap malam ke langit dunia, di saat sepertiga malam terakhir dan mengatakan, �Siapa yang berdo�a kepadaku, pasti aku kabulkan. Siapa yang meminta padaku,pasti aku berikan, dan siapa yang memohon ampun padaku, pasti aku ampuni. (HR. Bukhari)
3.
Melakukan sholat duha 2 raka�at, 4 rakaat atau 8 rakaat. Manfaat yang diharapkan: Bernilai shadaqah dari seluruh persendian tulang. Dalil: Rasulullah saw bersabda, �Setiap persendian kalian adalah sadakah, setiap tasbih adalah sadakah, setiap tahmid adalah sadakah, setiap tahlil adalah adakah, setiap takbir adalah sadakah, setiap anjuran pada kebaikan adalah sadakah, setiap larangan dari yang mungkar adalah sadakah, dan semuanya akan mendapat ganjaran yang sama dengan melakukan shalat dua rakaat dari shalat duha.
4.
Membaca surat Al Mulk. Manfaat yang diharapkan: Diselamatkan dari adzab kubur. Dalil : Rasulullah saw bersabda, �Sesungguhnya ada salah satu surat dri Al Qur`an yang terdiri dari 30 ayat. Ia akan memberi syafaat pada seseorang dengan pengampunan dosa. Yaitu surat �tabarakallazi biyadihil mulk.� (HR Turmudzi dan Ahmad. Turmudzi mengatakan, ini adalah hadits hasan)
5.
Mengatakan : Laailaaha illallah wah dahu laa syarikalah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa hua ala kulli syai�in qadir dalam satu hari seratus kali. Manfaat yang diharapkan: Terpelihara dari gangguan syaitan selama satu hari, dihapuskan 100 kesalahan dan memperoleh 100 kebaikan.
Dalil : Rasulullah saw bersabda, �Barangsiapa yang mengatakan �Laa ilaaha illallah wah dahuu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ala kulli syai�in qadiir�, maka ia akan mendapat pahala seperti membebaskan 10 budak, ditulis baginya 100 kebaikan, dihapuskan 100 kesalahannya, dan ia akan terpelihara dari syaitan pada hari itu sampai sore, dan tidak ada seorangpun yang lebih baik dari apa yang ia peroleh dari hari itu, kecuali ada orang yang beramal lebih dari itu.�
6.
Shalawat atas Nabi Muhammad saw sebanyak 100 kali.
Faidah yang diharapkan: Bebas dari bakhil dan mendapat balasan shalawat dari Allah swt. Dalil: Rasulullah saw bersabda, �Barangsiapa yang bershalawat atas diri saya maka Allah akan mendo�akannya sebanyak sepuluh kali.� (HR. Muslim)

Hadits Rasulullah saw: Orang yang bakhil adalah orang yang bila namaku disebut di hadapannya, kemudian ia tidak bershalawat kepadaku. (HR Turmudzi)
7.
Mengatakan Subhanallah wa bihamdihi, subhanallahil aziim.
Faidah yang diharapkan: Ditanamkan di surga untuk yang melakukannya 100 batang pohon. Dalil: Rasulullah saw bersabda, �Barangsiapa yang melazimkan istighfar, maka Allah akan memberikan padanya jalankeluar di setiap kesempitan, penyelesaian dari setiap kegundahan, dan diberikan rizki dari sesuatu yang tidak diduga-duga. (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Hakim)

Selain tujuh amalan di atas, tentu saja kita harus mengerti bahwa iman dalam Islam bukanlah sekedar sholat,dzikir dan bacaan Al Quran, tapi mencakup perbuatan dan prilaku kita dalam berhubungan sesama manusia. Rasulullah menyebutkan, �Senyum anda kepada saudara anda adalah shadakah, danperintah kepada yang ma�ruf serta larangan dari yang mungkar itu shadakah, petunjukmu pada seorang asing yang tersesat itu sedekah, engkau menuntun orang yang sulit melihat itu shadakah, menyingkirkan batu dan duri dari jalan itu adalah sadakah, dan engkau membantu mengambilkan air untuk sahdaramu itu adalah sedekah.� Hadits riwayat Turmudzi ini menunjukkan bahwa kebaikan seorang muslim, selain ditunjang oleh kebaikan bathinnya juga harus diimplementasikan dalam kebaikannya dalam berhubungan dengan lingkungan sosialnya
Manusia selalu berada di antara hidayah Allah dan tipu daya syaithan. Kelengahan sedikit saja, syaithan akan bisa menjermusukan seseorang ke dalam lembah yang akan menyia-nyiakan bahkan merusak hidup seseorang. Berikut ini adalah 7 amal penting yang akan menjamin seseorang terhindar dari kondisi negatif itu. Dengan melakukan 7 program ini, seseorang akan diampuni dosanya, dilindungi dari fitnah kubur, dibangunkan rumah di surga, dikabulkan do�anya, dilindungi dari kefakiran, dicukupi kebutuhannya, dibebaskan dari perasaan gelisah. Uniknya lagi, semua hal itu dapat diperoleh hanya dengan membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit atau 1 jam saja.



PENYEJUK JIWA ; BERDZIKIRLAH SUNGGUH SANGAT BANYAK KEUNTUNGAN DARINYA.


1. ASTAGHFIRULLAH (aku memohon ampun kepada Allah)
siapa yang membiasakan diri untuk membaca istighfar, maka Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesulitan dan kelapangan dari setiap kesedihan...Allah akan memberikan rezeki dari jalan yang tidak di sangka-sangka. ( H.R. Abu Daud dan Ibnu Majah ).
Rosulullah SAW beristighfar kepada Allah lebih dari seratus kali dalam sehari.... Baca Selengkapnya

2. SUBHANALLAH (maha suci Allah)

apakah salah seorang kalian tidak sanggup untuk mendapatkan seribu kebaikan dalam setiap hari? Para sahabat bertanya, "bagaimana caranya wahai rosulullah? Beliau menjawab, " kalian hendaklah bertasbih (membaca SUBHANALLAH) sebanyak 100 kali, maka kelak akan di catat baginya seribu kebaikan atau akan di hapus darinya seribu keburukan. ( H.R. Muslim dan Tirmidzi )

3. SUBHANALLAH WA BIHAMDIHI (maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya)

siapa yang mengucapkan SUBHANALLAH WA BIHAMDIHI sebanyak seratus kali dalam sehari, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa hambanya, meskipun (dosa-dosa tersebut) sebanyak buih di lautan. ( H.R. Tirmidzi dan Ibnu Majah )

4. SUBHANALLAH WA BIHAMDIHI, SUBHANALLAH AL-AZHIM. (maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya, maha suci Allah yang maha agung)

(ada) dua kata yang ringan di lidah (namun) berat di timbangan dan di sukai Robb yang maha penyayang kedua kata itu (adalah) : SUBHANALLAH WA BIHAMDIHI, SUBHANALLAH AL-AZHIM. ( H.R. Bukhori-Muslim-Tirmidzi-Ibnu Majah-dan Ahmad ).

5. LA ILAHA ILLALLAH. (tidak ada sesembahan melainkan Allah).... Baca Selengkapnya

Sebaik-baiknya perkataan yang Aku dan para nabi sebelumKu ucapkan adalah LA ILAHA ILLALLAH. (tidak ada Tuhan selain Allah).
Dalam riwayat lain di sebutkan, pada suatu hari Rosulullah bersabda pada para sahabatnya, "perbaruilah iman kalian!" mereka bertanya, "bagaimana caranya agar kami dapat memperbarui iman kami, wahai Rosulullah? "beliau menjawab, "hendaklah kalian memperbanyak membaca LA ILAHA ILLALLAH. ( H.R. Tirmidzi ).

Benar hanya dengan membaca LA ILAHA ILLALLAH, LA MA 'BIDA ILLALLAH. (tidak ada sesembahan melainkan Allah, dan tidak ada yang patut di sembah kecuali Allah). Maka iman seseorang akan menjadi baru. Karena terkadang hati seseorang menjadi lemah atau menurun dan tidak merasakan apa yang ia rasakan sebelumnya, hati tidak mampu lagi mendorong untuk mengajarkan qiyamul-lail, menimbulkan rasa cinta kepada ibadah, serta tidak dapat merasakan manisnya bermunajat kepada Allah, dengan membaca bacaan ini, maka iman seseorang akan dapat di perbarui.


6. LA ILAHA ILLALLAH WAH DAHU LAA SYARIKALAH, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU, WA HUWA ALA KULLI SYAI'IN QADIR. (tidak ada sesembahan kecualh Allah, Robb satu-satunya dan tiada sekutu bagi-Nya, hanya milik-Nya-lah segala puji, dan dia adalah maha berkuasa atas segala sesuatu).

Siapa yang membaca LA LLAHA ILLALLAH WAHDAHU, LA SYARIKALAHU, LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WAHUWA ALA KULLI SYAI'IN QADIR. Sebanyak seratus kali dalam sehari, maka baginya pahala yang sama dengan pahala memerdekakan sepuluh orang budak, akan di catat baginya seratus kebaikan, di berikan kepadanya sebuah benteng yang dapat menjaganya dari godaan setan sepanjang hari hingga datang waktu sore, dan tidak ada seorangpun yang datang dengan membawa pahala yang lebih baik dari pada apa yang di bawanya, kecuali orang-orang yang melakukan hal yang sama dengan jumlah lebih banyak. ( H.R. Bukhori-Muslim-Tirmidzi-Ibnu Majah-dan Ahmad ).

7. Laa Haula Wala Quwwata Illaa Billaah (Tidak Ada Daya dan Kekuatan Kecuali Atas Izin Allah).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Laa Haula Wala Quwwata Illaa Billaah, adalah salah satu harta simpanan milik Allah yang terdapat di dalam surga.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu daud, at-Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

8. Hasbiyallahu wa Ni’mal Wakil (Cukuplah Bagiku Hanya Allah Allah dan Dia adalah Sebaik-baik Penolong).

Arti dari kalimat “cukup bagiku hanya Allah” adalah bahwa cukup bagiku hanya Allah semata dan aku tidak membutuhkan yang lain selain Dia. Sedangkan maksud dari kalimat, “dan Dia adalah sebaik-baik wakil atau penolong” adalah Dia-lah sebaik-baik penolong dalam mengatasi semua permasalahan hidup, memenuhi semua kebutuhan, dan menghilangkan semua kegelisahan atau ketakutan.

Maka dari itu, apabila kita takut terjerumus dalam perbuatan maksiat, maka ucapkanlah “Hasbiyallahu wa Ni’mal Wakil.” Jika kita mengharapkan sesuatu atau takut kepada sesuatu, maka cukuplah hanya Allah sebagai penolong.



http://1jamuntukkebahagiaanduniaakhirat.blogspot.com/2010/05/penyejuk-jiwa-berdzikirlah-sungguh.html



JAZAK ALLAH KHAYR


 

Sunday, March 23, 2014

VISITING THE SICK ...

Bismillah hir-Rahman nir-Raheem
 

It is a Sunnah of our Beloved Prophet Muhammad (pbuh) to visit the sick. We should always visit those who are sick because it helps us to reflect and take heed, as those who are ill are close to Allah Ta'ala. We have only to consider that the sick person has no one to call but Allah, nothing to reflect on but Allah, and his condition reminds us of the blessing of health.

Hadrat Abu Moosa (R.A.) reports that the Prophet (pbuh) said, 'Visit the sick, feed the hungry and free the one who is imprisoned (unjustly).' [Sahih Bukhaari]

Hadrat Abu Hurairah (R.A.) reports that the Prophet (pbuh) said, "On the Day of Qiyaamah, Allah Ta'ala will announce: O son of Aadam, I was sick yet you did not visit me. He will reply, 'O Allah, how could I have visited You since you are Rabbul 'aalameen? Allah Ta'ala will say: Did you not know that so and so slave of mine was sick, and yet you did not visit him? Should you have visited him you would have found Me by him. " [Sahih Muslim]

Hadrat Ali (R.A.) reports that the Prophet (pbuh) said, 'When a Muslim visits his sick Muslim brother in the morning, seventy thousand angels make dua for his forgiveness till the evening. And when he visits him in the evening, seventy thousand angels make dua for his forgiveness till the morning, and he will be granted a garden for it in Jannah.' [Timizi, Abu Dawood]

Hadrat Anas (R.A.) reports that the Prophet (pbuh) said, 'When a person performs a proper wudhu (observing all its etiquette) and then goes to visit his sick Muslim brother with the intention of gaining sawaab, then he will be kept far away from the Fire of Jahannam by a distance equivalent of Sixty years.' [Abu Dawood]

Our Beloved Prophet (pbuh) also said, 'Whoever visits a sick person (for the pleasure of Allah), a Caller from the skies announces: You are indeed blessed and your walking is blessed and you have (by this noble act) built yourself a home in Jannah.' [Ibn Maajah]

Hadrat Ibn Abbaas (R.A.) relates: It is part of the Sunnah that when you visit a sick person, you should shorten your visit to him and make the least amount of noise by him. [Mishkaat]

Once our Prophet (pbuh) said, 'The best type of visit to a sick person is when the visitor gets up to leave without delay.' [Bayhaqi]

If we act upon these simple teachings, then the visitors to a hospital will no longer remain a problem for those who are in charge of the administration of hospitals.

Hadrat Umm Salmah (R.A.) relates that the Prophet (pbuh) said,'When you visit a sick person or (go to the home of) someone who has died, then speak only what is good, for the angels say 'aameen' to whatever you will say.' [Sahih Muslim]

Hadrat Abu Sa'eed Khudri (R.A.) reports that Rasulullah(Sallallaahu alaiyhi wassallam) said, 'When you visit a sick person, speak in a reassuring way to him (about his age and his life).' (For instance, tell him, 'Alhamdulillah, your health has improved' or 'Inshaa Allah you will get better soon.') Saying this will not delay what is predestined, but it will certainly make him feel happy.' [Tirmizi, Ibn Maajah]

Source: Sickness- also a Mercy from Allah
 
 
 
 
JAZAK ALLAHU KHAYR
 
 

Friday, March 21, 2014

Berzikirlah ketika bangun malam ...

 

 

Keutamaan Berzikir Ketika Terjaga Di Malam Hari


Dari ‘Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
 
 
مَن تَعارَّ من الليل فقال: لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ ولهُ الْحَمْدُ وهُوَ على كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، الحمدُ للهِ، وسبحانَ اللهِ، ولا إله إلا اللهُ، واللهُ أَكْبَرُ، ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إلا بِاللهِ، ثم قال: اَللّهُمَّ اغْفِرْ لي – أو دعا – استُجِيبَ له، فإنْ توضأ وصلى قُبِلتْ صلاتُه
 
“Barangsiapa yang terjaga di malam hari, kemudian dia membaca (zikir tersebut di atas):
 

لا إله إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ ولهُ الْحَمْدُ وهُوَ على كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، الحمدُ للهِ، وسبحانَ اللهِ، ولا إله إلا اللهُ، واللهُ أَكْبَرُ، ولا حَوْلَ ولا قُوَّةَ إلا بِاللهِ

[Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syain qodiir. Alhamdulillah wa subhanallah, wa laa ilaha illallah, wallahu akbar, wa laa hawla wa laa quwwata illa billah]
 
Segala puji bagi Allah Tiada sembahan yang benar kecuali Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia maha mampu atas segala sesuatu, segala puji bagi Allah, maha suci Allah, tiada sembahan yang benar kecuali Allah, Allah maha besar, serta tiada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah, kemudian dia mengucapkan:
 
 

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لي

 
 
“Ya Allah, ampunilah (dosa-dosa)ku“, atau dia berdoa (dengan doa yang lain), maka akan dikabulkan doanya, jika dia berwudhu dan melaksanakan shalat maka akan diterima shalatnya”[1].
 
 
Hadits yang mulia ini menunjukkan besarnya keutamaan orang yang berzikir ketika terjaga di malam hari, kemudian dia berdoa kepada Allah atau melakukan shalat[2].
 
 
Imam Ibnu Baththal berkata: “Allah menjanjikan melalui lisan (ucapan) nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa barangsiapa yang terjaga dari tidurnya (di malam hari) dalam keadaan dia lidahnya selalu mengucapkan (kalimat) tauhid kepada Allah, tunduk pada kekuasaan-Nya, dan mengakui (besarnya limpahan) nikmat-Nya yang karenanya dia memuji-Nya, serta mensucikan-Nya dari (sifat-sifat) yang tidak layak bagi-Nya dengan bertasbih (menyatakan kemahasucian-Nya), tunduk kepada-Nya dengan bertakbir (menyatakan kemahabesaran-Nya), dan berserah diri kepada-Nya dengan (menyatakan) ketidakmampuan (dalam segala sesuatu) kecuali dengan pertolongan-Nya, sesungguhnya (barangsiapa yang melakukan ini semua) maka jika dia berdoa kepada-Nya akan dikabulkan, dan jika dia melaksanakan shalat akan diterima shalatnya. Maka bagi orang sampai kepadanya hadits ini, sepantasnya dia berusaha mengamalkannya dan mengikhlaskan niatnya (ketika mengamalkannya) untuk Allah Ta’ala[3].
 
 
 
Faidah-faidah penting yang terkandung dalam hadits ini:
 
 
- Imam Ibnu Hajar berkata: “Perbuatan yang disebutkan dalam hadits ini hanyalah (mampu dilakukan) oleh orang telah terbiasa, senang dan banyak berzikir (kepada Allah), sehingga zikir tersebut menjadi ucapan (kebiasaan) dirinya sewaktu tidur dan terjaga, maka Allah Ta’ala memuliakan orang yang demikian sifatnya dengan mengabulkan doanya dan menerima shalatnya”[4].
 
 
 
- Keutamaan mengucapkan zikir ini juga berlaku bagi orang yang terjaga di malam hari kemudian dia mengucapkan zikir ini (berulang-ulang) sampai dia tertidur.
 
Imam an-Nawawi berkata: “Orang yang terjaga di malam hari dan ingin tidur (lagi) setelahnya, dianjurkan baginya untuk berzikir kepada Allah Ta’ala sampai dia tertidur.
 
Zikir-zikir yang dibaca (pada waktu itu) banyak sekali yang disebutkan (dalam hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam), di antaranya … kemudian beliau menyebutkan hadits di atas[5].
 
 
 
- Di antara para ulama ada yang menjelasakan bahwa peluang dikabulkannya doa dan diterimanya shalat pada saat setelah mengucapkan zikir ini lebih besar dibandingkan waktu-waktu lainnya[6].
 
 
 
Penulis: Ustadz Abdullah Taslim, MA
Artikel www.muslim.or.id

[1] HSR al-Bukhari (no. 1103), Abu Dawud (no. 5060), at-Tirmidzi (no. 3414) & Ibnu Majah (no. 3878).
[2] Lihat kitab “Shahih Ibni Hibban” (6/330) dan “al-Washiyyatu biba’dhis sunani syibhil mansiyyah” (hal. 185).
[3] Dinukil oleh imam Ibnu Hajar dalam kitab “Fathul Baari” (3/41).
[4] Kitab “Fathul Baari” (3/40).
[5] Kitab “al-Adzkaar” (hal. 79 – cet. Darul Manar, Kairo, 1420 H).
[6] Lihat kitab “Tuhfatul ahwadzi” (9/254).
 
 
 
terimakasih
 
 
 
 
JAZAK ALLAHU KHAYR
 
 
 


Thursday, March 20, 2014

29-06-2013 USTAZ DR ABDULLAH YASIN Tajuk : Tafsir Surah Al-Qadr


SOLAT SUNAT AWWABIN ...

 
 
Bagi memelihara keteguhan iman dan menghapuskan dosa, adalah digalakkan melakukan solat sunat Awwabin/Hizful Iman sebanyak 4 rakaat (2 salam) atau 6 rakaat ( 3 salam). Dilakukan sebelum bercakap-cakap selepas fardhu Maghrib.


Fadhilat Solat Awwabin
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى بَعْدَ الْمَغْرِبِ سِتَّ رَكَعَاتٍ لَمْ يَتَكَلَّمْ فِيمَا بَيْنَهُنَّ بِسُوءٍ عُدِلْنَ لَهُ بِعِبَادَةِ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ سَنَةً
Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW telah bersabda ;
 

Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW telah bersabda ; 
 
“Sesiapa yang bersembahyang enam rakaat sesudah Maghrib tiada diselang antaranya dengan sesuatu bicara nescaya samalah pahalanya dengan ibadat duabelas tahun.”
 
(Riwayat Ibnu Majah, Ibn Khuzaimah dan At-Turmuzi.)

Sebelum mendirikan solat, sunat membaca doa berikut ;
 
 
 
 

Selamat datang kepada malaikat yang bertugas malam, selamat datang kepada dua malaikat pencatat yang mulia,  tulislah dalam rekodkau bahawa Aku bersaksi bahawa Tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah, dan aku bersaksi bahawa Muhammad itu hambaNya dan UtusanNya, Aku bersaksi bahawa syurga itu benar, neraka itu benar, kalam itu benar, Aku bersaksi bahawa qiamat itu benar dan pasti akan datang, tidak ragu-ragu lagi, Allah akan bangkitkan mayat dari kubur. Ya Allah simpanlah di sisiMu penyaksian ini untuk hari yang aku perlukan padanya.Ya Allah simpanlah dengannya amalanku, ampunlah dengannya dosaku, beratlah dengannya timbanganku, yang baik, dan pastikanlah dengannya pencapaian cita-citaku dan perkenanlah untukku Ya Allah Tuhan Yang Maha Pemurah.




Lafaz Niat Sembahyang Sunnat Awwabin

a) Pada dua rakaat yang pertama
 

 
 
أصَلِّي سُنَّةَ حِفْظِ الِإيْمَانِ مَعَ الأَوَّابِينَ رَكَعَتَيْنِ لِلهِ تَعالىَ
(Sahaja Aku solat sunat Awwabinn serta memelihara iman, 2 rakaat kerana Allah Taala)
 
Bacalah selepas membaca Al-Fatihah pada kedua-dua rakaat
 
 

1. Surah al-Qadr 1 kali
2. Surah al-Ikhlas 6 kali
3. Surah al-Falaq 1 kali
4. Surah al-Naas 1 kali

selepas itu beri salam, baca doa ini.
 
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَوْدِعُكَ إِيْمَانِي فِي حَيَاتِي وَعِنْدَ مَمَاتِي وَبَعْدَ مَمَاتِي، فَاحْفَظْهُ عَلَيَّ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَئٍ قَدِير
Ya Allah! Sesungguhnya Aku menyerahkan imanku kepada peliharaan Mu, maka imanku itu, semasa hidupku, semasa matiku, dan selepas matiku. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."


 


b) Pada dua rakaat yang kedua
أصَلِّي سُنَّةَ حِفْظِ الِإيْمَانِ مَعَ الأَوَّابِينَ رَكَعَتَيْنِ لِلهِ تَعالىَ
 
Sahaja aku sembahyang sunnat awwabin dua rakaat kerana Allah Ta'ala


 

Selepas membaca al-Fatihah pada rakaat yang pertama, bacalah surah al-Kafirun dan pada rakaat kedua selepas al-Fatihah bacalah surah al-Ikhlas.

c) Pada dua rakaat yang ketiga
 
 
أصَلِّي سُنَّةَ الأَوَّابِينَ مَعَ الإِسْتِخَارَةِ رَكَعَتَيْنِ لِلهِ تَعالىَ
(Sahaja aku solat sunat awwabin serta Istikharah 2 rakaat kerana Allah Taala)


Selepas membaca al-Fatihah pada rakaat yang pertama, bacalah surah al-Kafirun dan pada rakaat kedua selepas al-Fatihah bacalah surah al-Ikhlas.
 
 
JAZAK ALLAHU KHAYR